Selasa, 05 Februari 2013

Pastry dan Pie Berlabel Halal Ternyata Mengandung Daging Babi

thumbnail


Sebuah pemasok daging halal di negara bagian United Kingdom untuk sementara tak beroperasi. Alasannya, pasokan daging yang diakui halal justru diidentifikasi mengandung babi. Akibatnya, menu yang didistribusikan di sebuah rumah tahanan juga mengandung babi.

Seperti diberitakan Daily Mail(02/02/2013), makanan pie dan pasty tersebut dibuat oleh sebuah catering bersertifikasi halal. Namun rupanya, daging halal yang diterima catering ini diketahui mengandung DNA babi.

Sky News memberikan perkembangan terbarunya pada Minggu (03/02/2013) dan merilis nama cateringnya, yaitu 'McColgan Quality Foods Limited' yang berbasis di Strabane, County Tyrone, dan distributornya bernama '3663'. Daging tersebut kemudian diolah menjadi isian pie dan pasty, kemudian didistribusikan ke salah satu rumah tahanan.

Skandal ini terkuak berkat penelusuran akan adanya kandungan daging kuda yang ditemukan dalam daging olahan dan daging burger. Kemudian pihak berwenang memanggil penjual dan pemasok daging untuk diperiksa produk-produk dagingnya, agar tak lagi terjadi kesalahan pelabelan pada daging. Dari situlah diketahui juga daging yang disebut halal rupanya memiliki kandungan babi.

"Masyarakat punya hak untuk tahu jika makanan yang dimakannya ditulis dengan benar. Merupakan tanggung jawab pelaku bisnis makanan untuk memastikan jika makanan yang dijualnya berisi apa yang tertulis pada labelnya," kata juru bicara Food Standards Agency (FSA) yang tak disebutkan namanya. Hal inipun langsung disampaikan pada para tahanan yang sudah terlanjur mengonsumsi 2 makanan tersebut.

Roti Putih Lebih Wangi daripada Roti Gandum


Mana yang Anda suka roti putih atau roti gandum? Meskipun lebih menyehatkan, roti gandum tak memiliki penggemar sebanyak roti putih. Selain teksturnya yang lebih kasar dan alot, ternyata hal ini juga disebabkan oleh aromanya. 

Roti gandum (whole wheat) terbuat dari tepung yang mengandung seluruh bagian biji gandum, termasuk endosperma, benih, dan kulit arinya. Makanan yang terbuat dari gandum utuh lebih menyehatkan karena tinggi serat, vitamin, mineral, dan protein. Namun, justru karena mengandung kulit ari, aroma roti gandum jadi tidak harum semenggiurkan aroma roti putih. 



Hal ini dibuktikan dengan penelitian Flavor Research and Education Center,University of Minnesota. Para peneliti memanggang roti gandum dan roti putih, lalu mengambil kulit (pinggiran) rotinya segera setelah roti dikeluarkan dari oven. 



Kulit roti dipilih karena merupakan bagian yang paling cokelat, sementara perubahan warna menjadi cokelat berperan besar terhadap rasa. Para penelitipun melakukan serangkaian langkah percobaan dan menemukan hasilnya. 



Roti putih mengeluarkan zat kimia yang wangi seperti keripik jagung, kentang, karamel, dan bunga. Sementara itu, roti gandum menghasilkan aroma seperti malt, tanah, mentimun, dan lemak. Hasil penelitian ini dimuat di Journal of Agricultural and Food Chemistry



Rupanya, aroma roti gandum berasal dari ferulic acid yang terkandung dalam kulit ari gandum. Zat tersebut memblokir produksi 2-acetyl-1-pyrroline, molekul yang membantu menghasilkan aroma panggang hangat yang berhubungan dengan roti putih. 



Para chef biasa menyebutnya Maillard reaction, atau reaksi kimia antara asam amino dan gula yang dipanaskan. Untuk mengatasinya, biasanya produsen menambahkan garam dan gula pada roti gandum. Namun, hal ini justru membuat roti gandum jadi tak menyehatkan. 



Rasa pahit juga menjadi masalah bagi roti gandum. Devin Peterson, direktur Flavor Research and Education Center, melihat bahwa persoalannya bukan terletak pada tepung, melainkan pada zat yang tercipta akibat fermentasi dan pada Maillard reaction



Dulu, para pembuat roti mencoba berbagai bentuk tepung untuk mengurangi rasa pahitnya, namun menurut Peterson solusinya terletak pada proofing (masa pengistirahatan /pengembangan adonan sebelum dipanggang) dan proses pemanggangan itu sendiri. 



Membuang ferulic acid dari kulit ari gandum juga bukan jawabannya, karena menurut Peterson zat ini memiliki manfaat kesehatan. "Anda harus melihat secara keseluruhan dan memelihara unsur-unsur baiknya," ujar Peterson, seperti dilansir situs NPR (11/01/13)



Ia berharap, dengan mengetahui bahan apa yang membuat roti gandum bercitarasa dan beraroma demikian, hasil penelitiannya dapat membantu produsen. Terutama untuk menjaga kebaikan nutrisi dari gandum utuh tanpa menghilangkan aroma wangi dari roti yang baru dipanggang.